^◕‿◕^ Fauziah Mahir ^◕‿◕^: Anak Talented

Entry About Shout Friends Follow D'Board


  • Hi... Welcome to my blog. Enjoy it !

Own This Site

Contact Me
05.07 | 0 Cloud(s)
Anak Talented



TUGAS KELOMPOK
MATA KULIAH PENGEMBANGAN BAKAT DAN KREATIVITAS
(ANAK TALENTED)



Disusun oleh :
1. Fauziah  M                   (E1E 213 056)
2. Hairul Fitri                 (E1E 213 066)
3. Huswatun hasanah    (E1E 213 074)




PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR REG. SORE
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MATARAM
SEPTEMBER 2015









KATA PENGANTAR

Dengan segala kerendahan hati, penulis panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah melimpah dan mencurahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis bisa menyelesaikan tugas kelompok mata kuliah pengembangan bakat dan kreativitas  mengenai “ Anak Talented  “.

            Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah  pengembangan bakat dan kreativitas yang diampu oleh Bapak Drs. I Ketut Widiada M.pd dan tugas ini sebagai sumber ilmu tambahan untuk pembaca agar lebih memahami mengenai evaluasi hasil tindakan. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam proses penyelesaian makalah ini.

Penulis menyadari bahwasanya dalam penulisan laporan ini masih sangat jauh dari sempurna, oleh sebab itu kami mengharapkan kritik maupun saran dari pembaca yang bersifat membangun.



Mataram, 28 September 2015


Penulis










DAFTAR ISI

Halaman Judul ....................................................................................................  i
Kata Pengantar ...................................................................................................  ii
Daftar Isi .............................................................................................................  iii
BAB I Pendahuluan
         A.  Latar Belakang ......................................................................................  1
         B.  Rumusan Masalah .................................................................................  2
         C.  Tujuan ....................................................................................................  2
BAB II Pembahasan
A.    Pengertian Anak Talented......................................................................... 3
B.     Karakteristik Anak Talented..................................................................... . 4
C.      Faktor-faktor yang mempengaruhi bakat khusus (talent)......................... 5
D.    Usaha-usaha guru dan orang tua dalam mengembangkan bakat khusus (talent)        7
E.     Perbedaan antara Anak Gifted dan Talentet .............................................  8
BAB III Penutup
     A.    Kesimpulan .............................................................................................  11
Daftar Pustaka













BAB I
PENDAHULUAN

A.                Latar Belakang
Suatu sistem pendidikan dapat dikatakan bermutu, jika proses belajar-mengajar berlangsung secara menarik dan menantang sehingga peserta didik dapat belajar sebanyak mungkin melalui proses belajar yang berkelanjutan. Proses pendidikan yang bermutu akan membuahkan hasil pendidikan yang bermutu dan relevan dengan pembangunan. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan efisien perlu disusun dan dilaksanakan program-program pendidikan yang mampu membelajarkan peserta didik secara berkelanjutan, karena dengan kualitas pendidikan yang optimal, diharapkan akan dicapai keunggulan sumber daya manusia yang dapat menguasai pengetahuan, keterampilan dan keahlian sesuai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.
Pada akhir masa remaja anak sudah banyak memikirkan tentang apa yang ingin ia lakukan dan apa yang mampu ia lakukan.
Makin banyak mendengar tentang macam-macam kemungkinan, baik dalam bidang pendidikan maupun dalam pekerjaan dan membuatnya ragu-ragu mengenai apa yang sebetulnya paling cocok baginya. Dengan pengenalan bakat yang dimilikinya dan upaya pengembangannya dapat membantu remaja untuk dapat menentukan pilihan yang tepat dan menyiapkan dirinya umtuk dapat mencapai tujuan-tujuannya. Perkembangan anak didik yang baik adalah perubahan kualitas yang seimbang baik fisik maupun mental. Tidak ada satu aspek perkembangan dalam diri anak didik yang dinilai lebih penting dari yang lainnya. Oleh karena itu,perkembangan potensial yang ada dalam diri anak haruslah diasa dan dikembangkan secara baik dengan bantuan lingkungan sekitarnya, yaitu lingkungan keluarga dan sekolah yang membantu perkembangan tersebut.


B.                 Rumusan Masalah
a.       Apa definisi Anak Talented itu?
b.      Apa saja karakteristik Anak Talented itu?
c.       Faktor-faktor yang mempengaruhi bakat khusus (talent) ?
d.      Usaha-usaha guru dan orang tua dalam mengembangkan bakat khusus (talent)
e.       Apa perbedaan antara Anak Gifted dan Talented ?

C.                Tujuan
a.       Diharapkan dapat memahami dan menjelaskan definisi anak talented
b.      Diharapkan dapat memahami dan menjelaskan karakteristik anak talented.
c.       Diharapkan dapat memahami dan menjelaskan Faktor-faktor yang mempengaruhi bakat khusus (talent) ?
d.      Diharapkan dapat memahami dan menjelaskan Usaha-usaha guru dan orang tua dalam mengembangkan bakat khusus (talent).
e.       Diharapkan dapat memahami dan menjelaskan Apa perbedaan antara Anak Gifted dan Talented ?









BAB II
PEMBAHASAN

A.       Pengertian Anak Talented
Bakat khusus (talent) adalah kemampuan bawaan berupa potensi khusus dan jika memperoleh kesempatan berkembang dengan baik, akan muncul sebagai kemampuan khusus dalam bidang tertentu sesuai potensinya. Anak talented hanya menunjukan satu bidang kemahiran khusus saja. Misalnya seni music, drama, mengarang, melukis dan sebagainya. 
Menurut  Conny Semiawan dan Utami Munandar, jenis-jenis bakat adalah:
1.      Bakat akademik khusus
Contoh: Bakat untuk bekerja dalam angka-angka (numeric), logika bahasa dan lainnya.
2.      Bakat kreatif-produktif
Contoh: Menghasilkan rancangan arsitektur terbaru, menghasilkan teknologi terbaru.
3.      Bakat seni
Contoh: Mengaransemen musik, menciptakan lagu yang menarik.
4.      Bakat Kinestetik/psikomotorik
Contoh: Sepak bola, bulu tangkis, keterampilan teknik.
5.      Bakat sosial
Contoh: Mencari koneksi, berorganisasi, mahir dalam kepemimpinan.
Istilah gifted ditujukan untuk orang, anak didik atau siswa yang memiliki kemampuan akademis (secara umum) yang tinggi, yang ditandai dengan didapatkannya skor IQ yang tinggi pada pengerjaan tes kecerdasan/, sedangkan talented adalah kebalikannya, ditujukan untuk orang yang memiliki kemampuan unggul dalam bidang akademis yang khusus (seperti matematika, bahasa), juga bidang seni, musik, dan drama. Jadi kalau gifted itu ditujukan untuk kemampuan akademis secara umum, sedangkan talented ditujukan untuk dua kemampuan unggul:
1.      Bidang akademis khusus
2.      Bidang non-akademis
Contoh orang yang talented bisa diwakili oleh Bung Karno yang sangat jago dalam berpidato dan jago menguasai massa. Presiden Soekarno dapat berpidato berjam-jam tanpa jeda dan tanpa teks, dan anehnya pendengarnya tidak jenuh-jenuh dan tetap serius mendengarkan beliau.
B.        Karakteristik Anak Talented
1.         Karakteristik intelektual-kognitif
a)         Biasanya fasih dalam berkomunikasi lisan, senang bermain atau merangkai kata-kata.
b)         Sangat cepat dalam memahami pembicaraan atau pelajaran yang diberikan.
c)         Memiliki daya ingat jangka panjang (long term memory) yang kuat.
d)        Mampu menangkap ide-ide abstrak dalam konsep matematika dan/atau sains.
e)         Memiliki kemampuan membaca yang sangat cepat.
f)          Banyak gagasan dan mampu menginspirasi orang lain.
g)         Memikirkan sesuatu secara kompleks, abstrak, dan dalam.
h)         Mampu memikirkan tentang beragam gagasan atau persoalan dalam waktu yang bersamaan dan cepat mengaitkan satu dengan yang lainnya.
2.          Karakteristik persepsi/emosi
a)         Sangat peka perasaannya.
b)         Sangat perseptif dengan beragam bentuk emosi orang lain (peka dengan sesuatu yang tidak dirasakan oleh orang-orang lain).
c)         Memiliki perasaan yang dalam atas sesuatu.
d)        Peka dengan adanya perubahan kecil dalam lingkungan sekitar (suara, aroma, cahaya).
e)         Sangat terbuka dengan pengalaman atau hal-hal baru.

3.         Karakteristik motivasi dan nilai-nilai hidup
a)         Memiliki rasa ingin tahu dan kepenasaran yang sangat tinggi.
b)         Sangat mandiri, sering merasa tidak perlu bantuan orang lain, tidak terpengaruh oleh hadiah atau pujian dari luar untuk melakukan sesuatu (self driven).
c)         Melakukan sesuatu atas dasar nilai-nilai filsafat yang seringkali sulit dipahami orang lain.
d)        Senang menghadapi tantangan, pengambil risiko, menunjukkan perilaku yang dianggap “nyerempet-nyerempet bahaya” .
e)         Sangat peduli dengan moralitas dan nilai-nilai keadilan, kejujuran, integritas.
f)          Memiliki minat yang beragam dan terentang luas.
4.         Karakteristik aktifitas
a)         Punya energi yang seolah tak pernah habis, selalu aktif beraktifitas dari satu hal ke hal lain tanpa terlihat lelah.
b)         Rentang perhatian yang panjang, mampu berkonsentrasi pada satu persoalan dalam waktu yang sangat lama.
c)         Tekun, gigih, pantang menyerah.
d)        Cepat bosan dengan situasi rutin, pikiran yang tidak pernah diam, selalu memunculkan hal-hal baru untuk dilakukan. 

C.        Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus (Talent)
1.         Variabel-variabel dalam diri siswa
a)      Interes atau minat, minat seseorang akan berpengaruh terhadap pengembangan bakatnya. Seseorang yang berminat terhadap hitung menghitung, berpotensi menjadi ahli matematika.
b)      Motivasirendahnya motivasi akan menyebabkan bakat tidak akan berkembang atau tidak menonjol. Motivasi berkaitan dengan “tujuan”. Jika kurang motivasi, sedikit saja ada halangan, sudah cukup untuk menghilangkan semangat berlatih.
c)      Value, yaitu bagaimana seseorang memberi arti terhadap pekerjaan itu. Misalnya bila seseorang memberi arti negatif terhadap pekerjaan musi, kurang dihargai, maka bakat itu juga terhambat berkembangnya.
d)     Kepribadian, anak yang berkembang sesuai bakatnya akan memiliki kepribadian yang lebih positif dibandingkan dengan anak yang tidak sesuai bakatnya. Keadaan ini disebabkan oleh sukses-sukses yang dialaminya, serta enggunaan bakatnya mempengaruhi penyesuaian emosionalnya.
e)      Konsep diri, ada pengaruh timbal balik antara kepribadian dengan konsep diri.

2.         Variabel lingkungan yang mempengaruh bakat khusus (talent)
Menurut Sarlito (1977) terdpat sejumlah variabel lingkungan yang mempengaruhi berkembangnya bakat pada diri seseorang. Variabel-variabel tersebut adalah :
a)      Sarana dan prasarana yang diperlukan untuk memfasilitasi dalam mengekspresikan bakat yang dimiliki siswa, misalnya untuk bakat olah raga yaitu lapangan bermain, bakat musik yaitu alat musik, dan sejenisnya.
b)      Lingkungan sosial, melalui proses sosialisasi misalnya kebudayaan tertentu membentuk tingkah laku tertentu, misalnya di Iran mungkin tidak dapat berkembang bakat seni musik, tari, dll. Karena disana misalnya tidak dibolehkan bernyanyiJadi kesempatan untuk mengekspresikan bakat tersebut sangat sedikit.
c)      Lingkungan edukasi, pengembangannya melalui pendidikan formal seperti sebagaimana diajarkan di sekolah.
d)     Besar atau banyaknya latihan, pengembangan bakat melalui proses training atau latihan.
e)      Hambatan-hambatan yang ada dalam lingkungan misalnya kemiskinan, cara pengasuhan anak yang khusus, dan sebagainya.
f)       Kemungkinan untuk mengekspresikan atau mengutarakan bakat misalnya apakah diberikan kesempatan latihan yang cukup, apakah tersedia alat dan sebagainya.

D.          Usaha-Usaha Guru dan Orang Tua Dalam Mengembangkan Bakat Khusus (Talent)
Bakat bersifat potensial dan memerlukan pengembangan. Untuk pengembangan bakat ada sejumlah hal yang harus dilakukan oleh orang tua dan guru, antara lain :
1.         Perkaya anak dengan macam-macam pengalaman dan membangun motivasi belajar. Dengan cara ini anak akan dapat menemukan dibidang mana bakatnya.
2.         Dorong atau rangsanglah anak untuk meluaskan kemampuannya, setelah anak mengarang ,anjurkan dia untuk menggambarkannya.
3.         Bersimpati atau bersama-sama melakukan kegiatan dengan anak.
4.         Berilah penghargaanatau pujian atas usaha yang dilakukan sekecilapapun usaha tersebut.
5.         Sediakanlah sarana yang memadai untuk pengembangan anak.

Selain itu ada juga beberapa cara lain yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu pengembangan bakat adalah :
1.      Patoklah prestasi akademis yang tinggi namun realistis buat anak.
2.      Tanamkanlah rasa optimis kepada mereka bahwa mereka bisa mencapainya.
3.      Bicara dan bermain dengan anak, untuk meningkatkan kemampuan komunikasi.
4.      Berceritalah mengenai berbagai peristiwa yang sedang terjadi, apa saja yang terjadi di lingkungan sekitar. Saat berbicara mengenai rutinitas harian Anda, jelaskan apa yang Anda lakukan dan mengapa. Doronglah anak untuk bertanya untuk Anda jawab, atau bisa juga bantu dia untuk menjawabnya sendiri.
5.      Perhatikan apa yang mereka suka lakukan, seperti hobi menggambar, melukis, atau menggunakan angka-angka. Bantu mereka mengembangkan kesukaan itu, dan cari tahu bagaimana mereka bisa mengikuti lomba di lingkungan sekitar atau di tingkat kota.
6.      Bawa anak ke tempat-tempat dimana mereka bisa mempelajari hal baru, seperti pentas musik, museum atau galeri seni.
7.      Cari anggota keluarga yang bisa menjadi mentor membantu anak mengembangkan bakat mereka.

E.                 Perbedaan anak gifted dan talented
Anak gifted adalah anak yang memiliki kemampuan intelektual tinggi (gifted) serta menunjukan penonjolan kecakapan khusus yang bidangnya berbeda-beda antara anak satu dengan anak yang lain (talented).
Perbedaan anak gifted dan talented:
a.      Gifted
Anak gifted menunjukan kemampuan berfikir denagn ditandai IQ tinggi (>= 140) disamping cenderung menunjukan kecakapan khusus yang menonjol pada suatu bidang ilmu pendidikan tertentu dimana antara gifted satu sama dengan yang lain bidangnya tidak sama.
b.      Talented
Anak talented hanya menunjukan satu bidang kemahiran khusus saja. Misalnya seni music, drama, mengarang, melukis dan sebagainya. Namun kemahiran ini berarti luar biasa dalam mengetahui. Misalnya dalam musik, anak talented berarti mengetahui irama, nada, keselarasan, interpretasi, keterampilan dalam memainkan alat music dan lain-lain. Kemahiran tersebut berasal dari bakat bawaan anak,. Jadi, talent = penonjolan pada suatu bidang tetentu saja dari suatu individu yang dibawa sejak lahir atau secara umum disebut bakat berarti kecakapan khusus yang sifatnya non intelektif.
Gifted lebih berhubungan dengan bidang akademik atau intelektual, sedangkan talented lebih berhubungan dengan bidang non akademik, seperti bidang seni, kepemimpinan social dan lain-lain. Gifted berarti sudah mencakup talented, sacara implisit, tetapi talented menunjukan gambaran penonjolan kecakapan khusus pada bidang tertentu.
























BAB III
PENUTUP

A.       Kesimpulan
Bakat khusus (talent) adalah kemampuan bawaan berupa potensi khusus dan jika memperoleh kesempatan berkembang dengan baik, akan muncul sebagai kemampuan khusus dalam bidang tertentu sesuai potensinya. Anak talented hanya menunjukan satu bidang kemahiran khusus saja. Misalnya seni music, drama, mengarang, melukis dan sebagainya. Namun kemahiran ini berarti luar biasa dalam mengetahui. Misalnya dalam musik, anak talented berarti mengetahui irama, nada, keselarasan, interpretasi, keterampilan dalam memainkan alat music dan lain-lain. Kemahiran tersebut berasal dari bakat bawaan anak,. Jadi, talent = penonjolan pada suatu bidang tetentu saja dari suatu individu yang dibawa sejak lahir atau secara umum disebut bakat berarti kecakapan khusus yang sifatnya non intelektif.














DAFTAR PUSTAKA


Hidayat, dkk. 2006. Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: UPI Press.
http://health.kompas.com/ diakses hari Senin, 28 September 2015




Label: ,

0 Komentar:


Posting Komentar